Postingan

MENYOAL KARYA DUA MAESTRO

MENYOAL KARYA DUA MAESTRO Ulasan Kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami Cukup mengagetkan membaca cerpen yang berjudul Robohnya Surau Kami karya Haji Ali Akbar Navis. Sebuah cerpen yang dinilai sangat berani. Kisah yang menjungkirbalikkan logika awam tentang bagaimana seorang alim justru dimasukkan ke dalam neraka. Karena dengan kealimannya, orang itu melalaikan pekerjaan dunia sehingga tetap menjadi miskin. Mengagetkan juga ketika dengan lugas penulis yang meninggal di usia 78 tahun ini menceritakan percakapan Tuhan dengan manusia. Banyak diantara para penulis yang telah mengulas kumpulan cerpen ini, terutama cerpen yang menjadi judul bukunya. Seperti yang sudah ditulis oleh Aldon Samosir yang berjudul Ulasan Cerpen Robohnya Surau Kami, Muhammad Ikhlas dan yang lainnya. Namun diantara banyak ulasan itu, saya tidak menemukan ada yang mengomentari hal yang akan saya utarakan. Yakni, ada tokoh tua dan ada tokoh muda yang menjadi tokoh utama dalam kumpu...

ANALISIS STRUKTUR PUISI “RESTORAN DARI BAHASA ASING” KARYA AFRIZAL MALNA (angkatan 80-an)

Gambar
Afrizal Malna Restoran dari Bahasa Asing Aku dengar batu dilemparkan ke ruang tamu. Paru-paru penuh sapi, mencari jalan raya dan megapon. Tak ada orang sikat gigi malam itu, atau menyisir rambut, seperti dugaanmu penuh batu dari masa lalu. Mulutku penuh lendir, virus stadium lima, menyusun biografimu dari sepatu. Seperti pikiranmu yang mencari tanah air selalu: penuh serdadu, kapal dagang, dan anti-biotika. Ah, ada tamu yang lain, bikin restoran dari bahasa asing. Mereka saling menggosok sepatu di tiang listrik. Padahal aku telah jadi dirimu juga, ikut bernyanyi pula lagu-l;agu sendu, dengan baju sertaus ribu. Mengenakan juga gaya hidup Ani, di antara Sri dan Ayu: Fajar yang tenggeleam dalam tubuhmu. Di situ aku dengar bahasa tak henti-henti jadi orang asing, penuh lemari, kursi, gas dan minyak. Aduh, udara penuh cemburu, tali sepatu, kaos kaki, obrolan tiga ribu perak. Tetapi aku dengar kepalamu berevolusi jadi jamur, jadi batu, jadi kamar mandi di malam hari. Ah, koran pagi, tera...

PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE

oleh: Marjan Fariq Whole language adalah suatu pendekatan pembelajaran bahasa yang menyajikan pembelajaran bahasa secara utuh atau tidak terpisah-pisah. (Edelsky, 1991 dalam Agus Wuryanto, 2010). Pendekatan whole language, yaitu suatu pandangan kebenaran tentang hakikat proses belajar dan bagaimana mendorong proses tersebut agar dapat berlangsung secara efektif dan efisien sehingga dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan dalam proses belajar mengajar di sekolah secara optimal. (Imam Syafi’ie, 1995). Whole language adalah suatu pendekatan pembelajaran bahasa yang didasari oleh paham constructivism. Dalam whole language bahasa diajarkan secara utuh, tidak terpisah-pisah; menyimak, berbicara, membaca, dan menulis diajarkan secara terpadu (integrated) sehingga siswa dapat melihat bahasa sebagai suatu kesatuan. (PUSLATA,2008). Menurut Prakorso dan Surasinah (dalam Alimin,2010), “Integratif (Whole Language) adalah cara untuk menyatukan pandangan tentang bahasa, tentang pembelajaran...

RESPON LOGIKA (pada matakuliah Logika)

RESPON LOGIKA (pada matakuliah Logika) Oleh Marjan Fariq Hadirnya Socrates, Plato, Aristoteles, Ptolemei, Galileo, Einstein, Hawkins, menegaskan persepi bahwa ilmu logika hanyalah hasil dari pemikir Barat. Tentunya hal ini mesti dipertanyakan. Sedemikian akutkah kita melahap semua pemikiran Barat? Barangkali hal seperti ini justru menimbulkan subjektifitas dalam ilmu logika. Sebab, pemikirannya timpang, serta memandang sebelah mata pendapat para pemikir Timur. Hal yang perlu ditegaskan sebenarnya mengenai posisi pemikir ‘Logika’ diantara Aristoteles sampai kepada Ptolemei ataupun Galileo. Dimanakah posisi Al-Ghazali dan ibnu rusyd?, terutama pemikiran Abul Walid Mohamamd ibnu Rusyd, nama panjang Ibnu Rusyd, yang berbeda pada masanya ia melahirkan gejolak intelektual yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hingga kemudian mampu mengubah pemikiran sosial di abad pertengahan Islam dan Latin-Kristen. Di sisi lain, pemikirannya menjadi pemicu terjadinya gerakan Renaisans yang sela...

MAKNA SIMBOLIS “PEREMPUAN GERABAH”

Gambar
MAKNA SIMBOLIS “PEREMPUAN GERABAH” Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Apresiasi Drama Indonesia Oleh: Marjan Fariq 081268 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SASTRA DAN BAHASA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA 2010 MAKNA SIMBOLIS “PEREMPUAN GERABAH” Oleh: Marjan Fariq Bismillahirrahmanirrahim. Perempuan Gerabah adalah kenyataan pahit dari masyarakat kapitalisme modern sebagai peronifikasinya. Modernisme atau bahkan kini meningkat menjadi pos modernism yang diagungkan manusia ternyata memiliki banyak ketimpangan. Ia rela diperintah serta mau melakukan apa yang diharapkan, seperti ditempatkan dalam mesin sosial tanpa banyak rewel. Ia diarahkan tanpa paksaan, dipimpin tanpa pemimpin, didorong tanpa tujuan. Ia menciptakan sesuatu, selalu bergerak, selau berputar, selalu berfungsi serta tak pernah menyerah. Ia terjebak dalam rutinitas yang ketat, dalam kerja-kerja mekanik. Ia kehilangan arah transendensi. Mengh...